Entrepreneur tuh nggak bisa kerja 8 jam sehari, 40 jam seminggu. Kalau perlu 12 jam per hari, 100 jam per minggu. Karena merintis butuh banyak waktu, tenaga, pikiran, dan itu semua dilakukan sendiri, maksimal berdua, itupun kadang dengan pasangan. Selama hidupnya entrepreneur mungkin akan selalu merintis, karena ide-ide di kepalanya selalu ingin di jalankan di realisasikan.
Hal ini yang saya tidak ketahui saat 8 bulan ngenterpreneur, merintis tapi sering dirumah, banyak istirahat, mikirnya kurang kuat, usaha kurang banyak. Jadinya ya penghasilan dan kesempatan tidak semakin membesar. Ilmu hanya dapat dari komputer, internet, buku, padahal pengalaman banyak tersedia diluar sana.
Hal ini yang saya tidak ketahui saat 8 bulan ngenterpreneur, merintis tapi sering dirumah, banyak istirahat, mikirnya kurang kuat, usaha kurang banyak. Jadinya ya penghasilan dan kesempatan tidak semakin membesar. Ilmu hanya dapat dari komputer, internet, buku, padahal pengalaman banyak tersedia diluar sana.
Baru kesadar saat kerja di WJ Group ini, Pak Stv as Direktur is anak dari pemilik/ pendiri. Semangatnya masih mengikuti Ayahnya, kerja kerja kerja. Kordinasi dan komunikasi tidak mengenal hari dan jam, habis isya iya, subuh iya, minggu pun iya. Ini nih entrepreneur, gak ada waktu untuk istirahat. Karyawan jadinya harus ngikutin.....





















