Walah walah…’Daging Blog’ what is this? Is this dahlia! Kalimat ini biasa diucapkan Tukul di acara Bukan Empat Mata… anda termasuk yang suka atau yang enggak dengan acara ini? Acaranya memang menghibur tapi manfaatnya dikit he he. Hiburan dan manfaat, akhirnya bisa dipisahkan- Saya sempet baca-baca artikel mengenai menulis di Blog. Penulis mengatakan bahwa content (tulisan) adalah dagingnya blog, wah wah bisa di goreng ya.
Daging itulah yang banyak dikonsumsi (ini ngomongin ternak lho), jadinya ‘daging’ di blog harus banyak – bagus – berkualitas – indah – bermanfaat. Karena daging hampir memenuhi tubuh ternak sesudah air/cairan dan daging pula yang bisa + banyak dikonsumsi. So..to ayam (haiyah), tulisan di blog sedikit banyak harus menyerupai ‘daging’.
Trus gimana supaya ‘daging’ ini disukai orang, ada caranya dong. Tapi sebelum ke sana, saya kasih tahu gimana supaya bisa buat tuh ‘daging’. Setelah sekian melakukan proses tulis menulis, ngblog, review, akhirnya saya kembali lagi ke jaman SD - jadi berasa tua yak. Apa yang kembali?, cara membuat tulisannya atau di SD disebut menggarang. Para Guru SD pasti mengenalkan ‘kerangka karangan’, jadi point point apa saya yang akan ditulis. Supaya struktur karangan murid jadi baik dan runtun bercerita serta tidak ada yang terlewat.


