Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 November 2019

Tjut Nyak Dien dan Nenek Tua

Indonesia sedang ramai kembali, hal ini dikarenakan ucapan seorang Nenek tua putri Proklamator. Hati umat Islam khususnya di aduk-aduk lagi oleh Nenek ini, aneh bener menurut ane. Beliau tuh beragama Islam, punya Nabi pembawa pesan Tuhannya, Nabi yang dia percaya sebagai manusia sempurna untuk menyebarkan agama yang sekarang dia ikuti. Trus terucap dari mulutnya, membandingkan Nabi dengan Bapaknya.... hadeuhh. 

Langsung lompat ke tahun 1800 an, dimana pada saat itu Aceh adalah sebuah Negeri aman dan Damai. Namun Jawa sudah terjajah oleh Belanda, dan mereka ingin meluaskan wilayah Jajahannya. Seluruh Sumatera ingin dikuasai, tidak terkecuali Aceh. Menceritakan perjuangan dari Ayah Tjut Nyak Dien, melawan penjajahan Belanda di Bumi Rencong. 

Minggu, 22 April 2018

Sayang sekali Masjid ini nggak punya


Sejak April 2017 saya sudah pindah tempat tinggal ke Surabaya, kota kelahiran dan masa kecil sampe masa besar ha ha. Beberapa tulisan di Blog ini membahas kenapa dan ngapain aja serta mengenai kepindahan ke Surabaya. Jadi kalau penasaran cari-cari ya, kelihatannya sih enggak tertarik nyari hi hi.

Saya tinggal di rumah Orang Tua di Gunung Sari Indah, perumahan lama yang ada sejak tahun 80an. Kelebihannya adalah adalah dekat pintu Tol, Mall, Terminal Joyoboyo, menuju Gresik, Mojokerto dan Bungurasih

Di belakang rumah saya ini ada masjid yang dekat dan saya suka. Kan kadang ada tuh, nggak suka sama masjid dekat rumah, seperti waktu saya di Pati. Nah Masjid ini seringkali penuh, bahkan saat Subuh. Masjidnya bagus, bersih, bacaan imamnya juga oke.

Minggu, 31 Desember 2017

Ngedhuha, mau dapat apa?


Maaf ya, saya memang selalu memotong post yang terlalu panjang. Supaya teman-teman tetap nyaman membacanya, oke post ini adalah lanjutan tulisan minggu kemaren dan dulu juga.

**********************

Hasilnya.... saya dapat tunjangan rumah selama 4 tahun, karena di Jakarta sendirian, jadi uangnya saya pake ngekost aja. Sebenarnya ini memang fasilitas bagi karyawan pindahan, tapi tetap saya menganggap ini karunia Allah. Bisa jadi loh rezeki ini gak turun lantaran banyak hal, rezeki itu dari Allah, dijemput dengan  ikhtiar, manusia hanya perantara. Enaknya kerja di Jakarta ada tempat tinggal tapi dibayarin, wiih lagi lagi Alhamdulillah........dhuha teruss.

Saat dipindah di Pati, lebih keren lagi. Karena jatah tunjangan rumah setahun bisa untuk ngontrak 3 tahun, karena biaya di Pati memang rendah. Jika tunjangan saya sampai 4 tahun, jadi selama 12 tahun saya gak pusing-pusing mikirin rumah...alhamdulillah dhuha lagee.

Teman dan bawahan kalau saya ceritakan ini, beberapa menganggap ini adalah karena saya karyawan pindahan dan berhak atas tunjangan rumah. Sekali lagi saya katakan, rezeki Allah yang memberi, kalau itupun hak saya tapi Allah gak ridho ngasih ya kita nggak dapet.

Minggu, 24 Desember 2017

Result Mau Rumah Gratis


Tulisan ini masih berhubungan dan memang saya hubungkan dari tulisan di tahun 2013, tentang sholat Dhuha 12 rokaat yang di janjikan Allah Swt rumah di Surga namun disaat yang sama berharap mendapat rumah di Dunia.

***************** 
Semoga ini bukan bagian dari riya karena memberi tahu amalan. Bagusnya amalan tuh disimpen bukan di gembor gemborkan. Walaupun melakukannya karena Allah, tapi saat memberi tahu ke orang ada rasa kesombongan bahwa bisa melebihi orang lain. Bisa jadi pahala amalan itu menjadi rusak, berkurang bahkan hilang.

Larangan dan pembolehan amalan disembuyikan dan ditampakkan ada di sini rumasyo, sila mempelajarinya. Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Kaum muslimin sudah mengetahui bahwa amalan yang tersembunyi itu lebih baik. Akan tetapi amalan tersebut kadang boleh ditampakkan jika ada faedah”.

Minggu, 17 Desember 2017

Maulid, Apa yang kamu lakukan

www.prayertimenyc.com
Bulan ini adalah bulan dimana Rasulullah Shallahu alaihi wa salam dilahirkan ke dunia, ya bulan Rabiul Awal. Tanggalnya masih ada perbedaan antara ulama, ada yang tanggal 11, 12 atau 13. Hal ini dikarenakan masyarakat Quraisy belum meng-angka-i tahun kalender mereka, sedangkan nama bulan sudah ada.

Tahun Nabi lahir saja diingat sebagai tahun Gajah, karena ditahun itu Pasukan Gajah raja Abraha menyerang Ka’bah walaupun tanggal dan tahun-nya masih banyak perbedaan. Mayoritas ulama menyetujui Nabi Muhammad lahir di tahun Gajah.

Setelah di tetapkan tahun kalender saat Hijrah adalah tahun pertama, penanggalan peristiwa umat Islam lebih rapi dan tertib. Sehingga tahun wafatnya Nabi bisa diketahui secara tepat, yakni 12 Rabiul Awal 11 Hijriyah.

Minggu, 10 Desember 2017

212 disisi mana anda berada

Saya terus terang berada di sisi yang mendukung, walaupun ternyata yang tidak mendukung juga banyak. Kadang ragu juga mana yang benar ya, disinilah hati terdalam kita di uji. Kakak ipar saya aja berkomentar ngapain juga acara gituan, gak jelas. Banyak dan sangat banyak tokoh yang melarang untuk mengikuti acara ini, ormas pun juga ada yang melarang jamaahnya ikutan.

Saya coba memposisikan diri jika ada suatu ormas, yang ormas itu kurang saya setujui, mereka mengadakan acara. Saya pikir-pikir ya, mungkin saya gak bakal datang, walaupun lokasinya di dekat tempat tinggal saya, dekat kampung/ perumahan, di kota yang sama atau di Provinsi yang sama. Tanya kenapa?

Ini karena apa yang masuk di kepala saya, kejadian-kejadian yang masuk ke memori saya, informasi-informasi yang masuk ke otak saya. Memunculkan pemikiran bahwa ormas itu gak kurang cocok dengan hati nurani, jadi apapun yang di lakukan terasa gak sreg, walaupun belum ngikutin acaranya, belum mendengar  dengan hati isi-isi aktivitasnya.

Minggu, 15 Oktober 2017

Pisang molen pembunuh ulat sutera

Hari Jumat kemaren saya membelikan pisang molen untuk teman-teman kantor. Ada salah satu bawahan yang teringat kepompong ulat sutra saat mengambil pisang molen. Saya coba untuk mengulik lagi mengenai kepompong ulat sutera, ulikan ini saya lakukan karena 2 alasan.

Pertama adalah membangun kedekatan bersama bawahan dengan ngobrol apa yang dia tahu, kedua karena saya memang gak tahu proses kempompong ulat sutra. Dan ternyata kasihan banget sih ulatnya, berharap jadi kupu-kupu tapi di matikan untuk diambil benang-benang kepompongnya. Karena kalau menunggu jadi kupu-kupu makan kepompong aku rusak (dirusak)

Salah satu proses berhasilnya ulat jadi kupu-kupu adalah merusak kepompongnya dengan sayapnya. Sehingga ulat memaksa sayapnya terbentuk sempurna untuk keluar dari kepompong. Kalau kita sengaja merobek kepompong supaya kupu-kupu bisa keluar dengan mudah itu malah salah. Sayap nggak mengembang dan gak bisa terbang.

Minggu, 08 Oktober 2017

Simpan satu cerita saja

Setiap mukmin mempunyai kewajiban berdakwah, menyampaikan walau satu ayat. Kepada yang mukmin, muslim dan non muslim. Kepada keluarga, suami, istri, anak, ayah, ibu, kakak adik, oom, tante, ponakan dan semuanya lah. Miskin, kaya, sedengan, sederajat, raja, pimpinan, bawahan, rekan, kolega, vendor, supplier dan lain sebagainya.

Nah kalau gak bisa dakwah gimana, sebenarnya sih gak ada kata nggak bisa.... iya nggak sih?. Setelah mencoba dan berlatih biasanya selalu bisa, setelah berkali-kali dilakukan jadi terbiasa dan ahli. Jadi memang, selalu ada langkah pertama, diniatkan dan di sengaja di coba bisa. Atau diniatkan trus ada kesempatan dan jadi nyoba jug bisa.

Minggu, 27 Agustus 2017

Mempertahankan Penjajahan

Lanjutan dari 350 tahun dijajah itu lama loh

Penjajahan sungguh menyakitkan, mengusai wilayah orang lain dengan cara memaksa dan membunuh. Belanda melakukan segala pemaksaan dan penyiksaan kepada rakyat Indonesia. Yang tidak dipaksa dan disiksa adalah raja dan keluarganya, dengan syarat tidak melawan dan mendukung.

Orang-orang ‘kuat’ yang mendukung Belanda juga diberi kuasa untuk mengatur bangsanya sendiri. Mereka berlagak kuasa dan berani mengatur dan memerintah, hal ini membuat rakyat Indonesia begitu parah sakitnya dan geramnya. Bayangkan tanahnya tempat hidup di datangi orang dari antah berantah dan melakukan penjajahan... bayangkan!.

Bayangkan saat ini ada juga wilayah yang seperti itu, datang darimana mendatangi wilayah dan mengusir penduduknya, mendirikan bangunan, mendirikan pemerintahan. Penduduk yang melawan akan di lawan, bukannya pergi, mereka malah mencoba menghancurkan wilayah penduduk asli dan membangun kembali untuk menguasai. Dimanakah itu? Cobalah menerka.

Minggu, 25 Juni 2017

Semua akan segera berlalu

Ramadhan yang membuat kebiasan-kebiasan baru itu akhirnya berakhir juga, genap 30 hari kita dinaungi kemuliaan bulan itu. Ada 11 bulan yang musti kita lalui untuk kembali bejumpa dengannya, apakah Allah Swt., memberikan kita kesempatan itu? waAllahu a’lam.

Di hari terakhir saat Umrah tahun lalu, kami bingung apakah harus sedih atau senang. Sedih karena akan meninggalkan 2 kota suci yang penuh pelipatan pahala, senang karena kami akan bertemu lagi dengan teman, saudara dan handai taulan kembali.

Di akhir Ramadhan kemaren juga seperti itu, apakah kami harus sedih atau senang. Sedih karena ditinggal bulan yang membelenggu setan-setan, senang karena telah melewati kawah candradimuka pelatihan keimanan dan ketakwaan, berharap 11 bulan di depan bisa meneruskan ketaatan dan keistiqomahan.

Minggu, 18 Juni 2017

Artis Ini mengumbar aurat di bulan Ramadhan

 Minggu ini salah satu hal yang menarik saya adalah ramainya netizen komentar di instagram Cinta Laura, Cinta yang saat ini tinggal di negeri Paman Sam sedang mempromosikan perhiasan dengan pakaian yang sangat minim.

Netizen mengkritik jika ini adalah bulan puasa dan tidak mengumbar aurat. Cinta pun membalas komentar mereka, bahwa ini adalah tugas profesional, beda dengan kehidupan personal. Dan ini  adalah negara yang berbeda, lingkungan yang berbeda, kita harus belajar lagi untuk memahaminya. Kurang lebih kayak gitu lah balasan Cinta Laura.

Ini mah salah semua kata saya, yang ngingetin hanya bulan puasa, bulan-bulan lain yang gak boleh woey!. Lagian foto-foto IG  Cinta ya selalu pake pakaian terbuka, jarang tuh protes/ ngingetin. Trus Cinta juga kurang ilmu, pake misahin tugas profesional dengen personal. Lha bedanya apa, kalau anda dipekerjakan/ dibayar untuk zina ada mau? Misal di foto tanpa benang sehelai benang pun? Sedangkan kalau gak ‘kerja’ anda pake pakaian biasa. Ini apa namanya coba?

Minggu, 04 Juni 2017

Panggilan Puasa hanya untuk yang beriman?

Kenapa kita berpuasa, siapa yang nyuruh, trus dapat apaan? Kok sampe mau-maunya gak makan, gak minum, bergaul dengan istri di siang hari. Duh capek, malas, nggak semangat, nggak produktif.

ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا الَّذِينَ آمَÙ†ُوا Ùƒُتِبَ عَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ُ الصِّÙŠَامُ ÙƒَÙ…َا Ùƒُتِبَ عَÙ„َÙ‰ الَّذِينَ Ù…ِÙ†ْ Ù‚َبْÙ„ِÙƒُÙ…ْ Ù„َعَÙ„َّÙƒُÙ…ْ تَتَّÙ‚ُونَ  . Itu adalah Ayat Quran yang memerintahkan insan beriman untuk melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Dan perintah ini juga telah diberikan Allah Swt., kepada umat terdahulu juga walaupun mungkin berbeda cara.

Sebagai manusia beriman ya pasti nurut dan patuh dengan perintah Allah Swt., karena kita sudah memutuskan untuk beragama Islam. Kalau nggak Islam yang gak usah nurut Quran, gak usah nurut Hadits, ikuti perintah agamamu ajah.

Minggu, 12 Maret 2017

Hingga gak sadar dan berjuang sadar, ternyata sulit

Masih membahas riba dari sambungan tulisan minggu lalu, yuk lanjuttt. Setelah jual beli, ada hutang piutang kayak gini loh..

Hutang (Piutang) itu meminjam sesuatu (uang atau barang), biasa terjadi jika ada orang yang merasa kekurangan (kepepet) dan butuh bantuan, trus ada temannya[2] yang punya keluasan dan kelebihan. Nah temannya[2] bisa tuh membantu meminjami uang dengan syarat yang disepakati.

Karena membantu orang susah, ya jangan ditambah susah. Ntar ngembalikannya pake tambahan (bunga), itu dinamakan riba yang nyusahin. Karena uangnya Cuma buat makan, bukan buat buat jualan (bisnis). Tidak ada keuntungan yang muncul di situ, beda dengan pinjam uang buat bisnis, silahkan diskusi syarat jual beli.

Minggu, 05 Maret 2017

Begitu mudahnya orang melakukannya, hingga nggak sadar dan sulit untuk sadar

Dulu memang saya tahu mengenai ini, tapi hanya seperti melihat buih mengambang di pantaii...biar ajalah. Namun 3 tahun ini Allah Swt., memberikan kesempatan untuk lebih mengetahui tentang larangan ini. Alhamdulillah hati saya mau menerima dan mau berubah, semua atas izin Allah Swt.

Once upon time

“Sekarang ini Pak beli mobil cuma bisa pake kredit, cash tuh sulitnya minta ampyun” percakapan kami dengan driver Grab Taksi saat di jalanan menuju Hotel Santika Cikarang. Itu adalah pengalaman mas driver saat beli mobil untuk taxi online.

Minggu, 19 Februari 2017

Problem 3 tahun lalu, menyebabkan saya musti balik ke Pekanbaru


Hampir 3 tahun yang lalu saya meninggalkan kota Pekanbaru, selama 5 tahun nafkah kami jemput di Bumi Lancang Kuning ini. Istri saya lebih lama lagi karena saat saya dipindah tugas ke Jakarta, dia memilih untuk bertahan dulu di Pekanbaru. Setahun kemudian ada tawaran ke Pati, barulah istri mau ikut pindah.

Di awal Februari kemaren kami merencanakan untuk kembali ke Pekanbaru, akhir 2016 rencana itu telah terpatri. Alhamdulillah uang pesangon PHK, kami gunakan untuk menutup hutang KPR di BRI Syariah, gak pengen punya hutang apalagi di Bank (ngeri). Sekalian kami mengurus mutasi kendaraan bermotor.

Minggu, 12 Februari 2017

Atasan tidak se-iman pada diem, Pemimpin tidak se-iman berani rame

Posting ini adalah lanjutan dari post Pemimpin tidak se-iman berani rame, Atasan tidak se-iman pada diem , kalau sudah baca yuk silahkan lanjut.

Trus gimana pertemanan saya dengan non muslim dia baik banget, dia tulus, dia sering bantu, gak pernah mencela, dia bla bla bla...stop stop. Yang melarang kita berteman itu siapa? Yang ngelarang berteman baik itu siapa? Allah Swt., melarang kita untuk jangan berteman setia. Berteman biasa ya gpp, berteman baik ya gpp, jangan jadi setia, apalagi berteman buruk, zalim ntar.

Karena sebaik-baik teman adalah sesama muslim, apalagi muslim yang baik, pintar, cerdas. Mau mengingatkan kita akan ilmu Islam, menasehati kita jika kita tidak sesuai dengan Islam, membantu kita menjalani kehidupan dengan cara Islam, menyemangati kita untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah Swt.

Minggu, 05 Februari 2017

Pemimpin tidak se-iman berani rame, Atasan tidak se-iman pada diem

Ada nggak ya yang kayak gini, banyak dan bingung jadinya. Gimana nih saya, gimana nih saya. Atasan saya sih muslim tapi atasannya lagi non muslim. Njur kepiye... piye jal.

Sebagai Muslim, musti dan kudu njalanin rukun-rukunnya. Rukun Islam jalanin semua, pastinya dengan pemahaman baik dan benar. Misalnya Syahadat udah mengucap, ternyata masih percaya hari baik/ hari buruk, ternyata masih ngucapin Hari Raya Waisak ke umat Budha, yah...balik lagi dah ke pemahaman Syahadat.

Minggu, 08 Januari 2017

Saat kamu memaksa, ini yang sebenarnya terjadi

Lari pagi jadi rencana tiap morning, bukannya apa apa... nih perut nonggol terus. Walaupun teman saya pernah ngomong kalau mau ngecilin perut, sit up 30-40 kali per hari. Tapi tetep aja lari jadi andalan menghasilkan keringat, membakar kalori dan memperkuat otot ....asyeek.

Hari itu tiba-tiba males aja lari, mau nyuci baju tapi lupa sabun belum beli. Mau lihat film gak minat, mau nulis gak ada ide. Keinginan lari masih ada, because merasa bersalah karena hingga hari Jumat baru lari sekali aja, yawes tak niatkan lari sebentar. Eh baru dapat 500 m istri ane nelp dari Pati, ngobrol sambil jalan sampe 300an meter. 

Udah males, mau panas eh telponan jadi dingin lagi.


Senin, 21 November 2016

Dimana saya saat Aksi Bela Islam 2

Saya sempat berada di pilihan netral (cenderung biasa saja) terhadap aksi bela Islam, sedangkan istri saya yang terus menerus membela dan memuji aksi bela Islam 2 yang diadakan pada tanggal 4 November. Karena saya menganggap, Ahok tidak ada niatan menista dan sangat sayang jika dia harus di hukum serta di tahan. Akibatnya pencalonan dia menjadi Gubernur DKI terancam atau citra dimata warga DKI akan turun dan tidak akan terpilih.

Padahal apa yang selama ini dilakukan untuk DKI sangat maksimal, yah walaupun saya nggak merasakan sendiri. Hanya melihat dari pemberitaan media dan survei2 yang menyatakan kepuasan atas pemerintahan Ahok.

Senin, 26 September 2016

Hitam Putih Anak Tuli Ray Sahetapy


Anda tahu acara Hitam Putih kan? Ini adalah talkshow di Trans7 yang dipandu oleh Deddy Corbuzier, lebih lengkap googling aja yo. Ada beberapa episode Hitam Putih yang bikin saya terharu, terakhir dan masih ingat yang bikin terharu adalah saat mendatangkan Surya – putra dari Ray Sahetapy dan Dewi Yull.

Panji Surya Putra ini penyandang disabilitas tuna rungu, sama seperti kakaknya Gizka Putri. Ditemani oleh seorang penterjemah bahasa isyarat, Deddy Corbuzier berbincang santai dengan joke joke seperti biasanya. Surya pun tenang dan banyak senyum selama menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Tampak tidak ada beban bagi Surya berbicara di acara live yang ditonton jutaan masyarakat Indonesia.

Dia menceritakan walaupun hidup dalam keadaan sunyi, Surya membuktikan dia bukan manusia kelas 2. Menorehkan banyak prestasi seperti, Gold Medallion kompetisi IT untuk difabel di Bangkok, penerima separuh beasiswa di USBI, staff pengajar bahasa isyarat di UI dan berbagai macam aktivitas serta penghargaan.

Barusan Pulang

Friendship