Tampilkan postingan dengan label hiburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hiburan. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juni 2015

Ah Nonton apa sih/...

Televisi adalah salah satu hiburan utama keluarga di Indonesia, termasuk kami. Hampir 80% kegiatan di rumah selalu diiringi TV yang menyala. Radio gak bisa dilihat, koran/ majalah gak bisa bebarengan dengan aktivitas lain.

Nah nonton apa kalau di rumah, ini dia acara-acara favorit kami. Tontonan pagi selalu berganti ganti, tapi kalau yang malam hampir selalu sama.  Dimulai jam 17 lebih karena pulang kerja jam 17 dengan jarak yang 5-10 menit sahaja – deket yo.

17.15 saatnya 'Preman Pensiun' RCTI, jam tayang kalau di Pati kurang pas. Karena jam 17.30 sudah maghrib aja, jadi ninggalnya cukup lama. Tapi sinetron ini memberikan tayangan yang berbeda, mengingatkan akan fenomena Si Doel Anak Sekolahan. Ide cerita baru dan unik, pemerannya banyak yang baru namun acting bagus, mengangkat budaya lokal, tidak stripping, lucuh bikin tersenyum.

Senin, 03 September 2012

Menemukan Daging Blog


Walah walah…’Daging Blog’ what is this? Is this dahlia! Kalimat ini biasa diucapkan Tukul di acara Bukan Empat Mata… anda termasuk yang suka atau yang enggak dengan acara ini? Acaranya memang menghibur tapi manfaatnya dikit he he. Hiburan dan manfaat, akhirnya bisa dipisahkan- Saya sempet baca-baca artikel mengenai menulis di Blog. Penulis mengatakan bahwa content (tulisan) adalah dagingnya blog, wah wah bisa di goreng ya. 

Daging itulah yang banyak dikonsumsi (ini ngomongin ternak lho), jadinya ‘daging’ di blog harus banyak – bagus – berkualitas – indah – bermanfaat. Karena daging hampir memenuhi tubuh ternak sesudah air/cairan dan daging pula yang bisa + banyak dikonsumsi.  So..to ayam (haiyah), tulisan di blog sedikit banyak harus menyerupai ‘daging’.

Trus gimana supaya ‘daging’ ini disukai orang, ada caranya dong. Tapi sebelum ke sana, saya kasih tahu gimana supaya bisa buat tuh ‘daging’. Setelah sekian melakukan proses tulis menulis, ngblog, review, akhirnya saya kembali lagi ke jaman SD - jadi berasa tua yak. Apa yang kembali?, cara membuat tulisannya atau di SD disebut menggarang. Para Guru SD pasti mengenalkan ‘kerangka karangan’, jadi point point apa saya yang akan ditulis. Supaya struktur karangan murid jadi baik dan runtun bercerita serta tidak ada yang terlewat.

Barusan Pulang

Friendship