Tampilkan postingan dengan label Dayyinah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dayyinah. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juni 2013

Anak nggak ngerti Nakal


Hey hey.... posting awal minggu yang terlewat, tapi tetap saya usahakan post - karena kalau dibiarkan nanti saya jadi terbiasa gak update. Post ini sebenarnya saya tulis untuk TK Dayyinah Kids, tapi kok gak ada salahnya jika ditampilin disini - kan bermanfaat juga. Kalau tulis tips, biasanya saya gabungin dari beberapa tulisan atau artikel, karena saya nggak ahli dalam hal beginian he he. Yuk kita ikutin tulisan ini...

Assalamualaikum

Hari ini Bunda Guru ingin memberikan tips supaya putra-putri kita menjadi anak yang baik dan tidak mendapat label ‘nakal’. Meskipun baik dan nakal merupakan hal yang tidak bisa kita hindari, karena putra-putri kecil kita belum mengerti apa yang dilakukannya baik atau buruk. Namun sebagai orang tua  mengarahkan kepada hal-hal baik adalah kewajiban, yuk kita mulai aja pembahasannya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jumat, 12 Oktober 2012

Increase Blogger Capacity



Still dalam rangka #ligabloggerindonesia, di tenggah minggu Blog Sing Biasane munculkan posting baru. Harusnya hari Rabu bisa release, tapi karena saya sedang luar kota. So baru keluar hari ini.

Upgrading  Blogger Capacity adalah salah satu keinginan saya yang saya tulis Bio akun twitter @rizalarable,  di postingan kali ini langkah saya menanjak satu tingkat untuk menggapi tujuan itu. Karena selama proses tulis menulis di Blog Sing Biasane, belum pernah saya dapat kesempatan seperti ini – apa itu?

Alhamdulillah di awal September saya dapat kesempatan untuk membuat weblog salah satu TK di Pekanbaru. Kesempatan itu datang saat saya istri silaturahim dengan pemilik salah satu jaringan TK terbesar di Pekanbaru. Nah kok bisa kamu silaturahim zal? He he karena istri saya salah satu kepala TK nya.

Apakah ini keberuntungan ? iya sih, karena ini kesempatan saya untuk meningkatkan kapasitas saya sebagai blogger. Selama ini hanya untuk kepentingan pribadi tapi beranjak untuk ‘membantu’ orang lain. Nantinya saya berharap ‘bantuan’ ini bisa menghasilkan di dunia, lebih lebih di akhirat wuihhh.

Minggu, 23 Oktober 2011

Langsung ke TKP

TKP apa nih??....ini bukan kriminal lho, TKP yang ennih bukan sembarangan tapi Tempat Kejadian Patriotisme. Tahu sendiri patriotisme sekarang hanya jadi makanan abdi Negara khususnya Polisi dan Tentara, hmmm Polisi agak enggak juga kali ya. Saya kini mencoba mereportase hasil pantauan kejadian kecil mengenai Patriotisme yang akan di jlentrehkan di Blog Sing Biasane.

NKRI harga mati!!! Itulah semboyan yang tertulis di salah satu tembok Markas Batalyon Arhanudse 13 Dam I/BB di Pekanbaru Riau yang kebetulan dekat rumah saya. Mungkin banyak lagi slogan yang sama di Markas-markas TNI di wilayah lain, karena memang salah satu tugas TNI adalah menjaga keutuhan NKRI.

Tapi apakah memang hanya tugas TNI? Sebagai warga negara dan bangsa harusnya menjaga keutuhan NKRI menjadi tanggung jawab setiap rakyat. Dan kita sebagai WNI jangan segan dan malu untuk berusaha dengan gigih melakukannya walaupun dalam hal kecil ataupun sedikit. Pelaksanaannya pun sebenarnya perlu pembiasaan dan role model, maksudnya sebagai WNI sebisa mungkin melakukan aktivitas cinta Negara dan mencontohkannya ke orang lain – khususnya orang terdekat kita.

Seperti yang saya tengok di TKP, salah satu Taman Kanak-kanak Islam di Jl. Kelapa Sawit Pekanbaru Riau – ‘Dayyinah Kids’, anak-anak usia dini sudah dikenalkan dengan Upacara Bendera, menyanyikan lagu-lagu perjuangan (kemerdekaan), diberi wawasan kebangsaan, menghormati bendera merah putih sebagai simbol negara - dan lebih meriah saat Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Hal yang sepele sebenarnya…….. itu kalo anda melihat sekilas atau sambil lewat, tapi bagi saya yang menyaksikan dari awal hingga akhir – kagum#.

Barusan Pulang

Friendship