Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juni 2013

Anak nggak ngerti Nakal


Hey hey.... posting awal minggu yang terlewat, tapi tetap saya usahakan post - karena kalau dibiarkan nanti saya jadi terbiasa gak update. Post ini sebenarnya saya tulis untuk TK Dayyinah Kids, tapi kok gak ada salahnya jika ditampilin disini - kan bermanfaat juga. Kalau tulis tips, biasanya saya gabungin dari beberapa tulisan atau artikel, karena saya nggak ahli dalam hal beginian he he. Yuk kita ikutin tulisan ini...

Assalamualaikum

Hari ini Bunda Guru ingin memberikan tips supaya putra-putri kita menjadi anak yang baik dan tidak mendapat label ‘nakal’. Meskipun baik dan nakal merupakan hal yang tidak bisa kita hindari, karena putra-putri kecil kita belum mengerti apa yang dilakukannya baik atau buruk. Namun sebagai orang tua  mengarahkan kepada hal-hal baik adalah kewajiban, yuk kita mulai aja pembahasannya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kamis, 11 April 2013

Mau Rumah Gratis?

Aduhhh duh duh… masih belum terbiasa dengan kegiatan tidak rutin dan tetep nulis 3 kali seminggu. Untung LBI udah selesai, bisa melorot peringkat kalo gak posting gini. Kebetulan saya ada di Jakarta minggu kemarin dan minggu ini. Karena beda rutinitas, waktu nulis jadi sulit dicari atau lebih tepatnya malas mencari waktu nulis. *ciri orang merugi… hi hi hi.”



“Jangan menunggu waktu luang, tapi luangkan waktu”

Diawal awal minggu kemaren, ada status BBM yang nulis begini “Mau dapet rumah gratis, yang PM aja yang akan saya jelaskan”. Iseng iseng saya PING! Aja… di awali dengan pertanyaan bla bla…. Saya jawab ble ble. Sebenarnya saya tahu arahnya, karena bagus – saya ikutin aja.

Ternyata bagus juga, nggak terkesan menggurui – tapi lebih mengingatkan dan mengajak ke kebaikan pastinya. Terakhir saya senang dapat pemahaman baru dan gak sabar untuk mencoba. Mau tahu…mau tahu

Senin, 28 Januari 2013

Mimpi Londri


Alhamdulillah setelah 3 bulan yang melelahkan + 2 bulan yang berhenti di tempat, londri laundry akhirnya bergerak kembali. Usaha saya ini memang agak limbung dan akhirnya berhenti setelah ba’da lebaran 1433H , karyawan gak balik lagi. Cari orang pengganti sulit, mungkin gaji yang saya tawarkan tidak menggiurkan walaupun sebenarnya kalau dilihat dari frekuensi pekerjaannya. Rasanya cocok nilai gaji  itu saya berikan, karena  masih belum banyak yang dikerjakan. Bahkan ada hari hari yang libur karena tidak ada laundry, dan kadang malah bersih bersih rumah.

Pengalaman berganti orang hingga 3 kali, telah memberikan pelajaran penting tentang mengelola karyawan. Kalau di Pabrik salah satu karyawan keluar, bisa di gantikan temennya. Kalau di Londri, hal itu nggak bisa cos karyawannya cuma satu. Yang satu nya freelance untuk antar jemput saja. Mau nambah orang gak mungkin, pekerjaan masih belum banyak. Namun usaha ini harus membesar, karena untuk merealisasikan mimpi dan keinginan butuh kesuksesan.

Barusan Pulang

Friendship