Minggu kemarin lusa tepatnya tanggal 13 – 14 Nov, ada acara yang diadakan oleh WWF-Indonesia di salah satu Mall di Pekanbaru. Acara ini adalah salah satu rangkaian dari acara nasional dan dilaksanakan hampir di seluruh kota besar di Indonesia. Nama dari acara ini adalah Green and Fair Product, karena istri saya mendaftar menjadi volunteer – jadinya saya ikut mendampingi, antar jemput pastinya dan jadinya saya mengerti aktivitas WWF di Indonesia khususnya di Sumatera.
Saya sebenarnya udah lama tahu mengenai aktivitas WWF, salah satunya dari personel WWF yang sering berada di mall untuk mengajak orang-orang menjadi donatur. Dari sana saya tahu ada yayasan yang berusaha ingin menyelamatkan hewan langka khususnya dari kepunahan dan konservasi hutan untuk menjaga keaneka ragaman hayati,…. saya bertemu personel wwf ini gak hanya sekali – tapi berkali kali. Tapi gak pernah jadi donatur karena mereka mendebit dana via kartu kredit, lha saya ini gak pernah jodoh kalo ngurus kartu kredit – penghasilannya terlalu rendah kali ya?
Di awal minggu kedua November saya bertemu lagi dengan personel wwf, saya sudah menyangka harus pake kartu kredit – tapi kata Mas Husni (personel wwf) bahwa sekarang wwf bisa pake debet. Lha ya udah gak usah diterangin lagi dah, saya langsung daftar jad suporter wwf (istilah untuk donatur) dengan minimal debet he he.
Di awal minggu kedua November saya bertemu lagi dengan personel wwf, saya sudah menyangka harus pake kartu kredit – tapi kata Mas Husni (personel wwf) bahwa sekarang wwf bisa pake debet. Lha ya udah gak usah diterangin lagi dah, saya langsung daftar jad suporter wwf (istilah untuk donatur) dengan minimal debet he he.
Saat ini ada delapan produk yang dikelola wwf bersama masyarakat dan tersebar di seluruh indonesia, yakni: Minyak Kayu Putih Walabi dari Wasur Papua; Madu Hutan Gunung Mutis dari Timor, NTT ; Beras Adan Tana Tam dari Krayan Dataran Tinggi Borneo; Produk Lidah Buaya dari Sebangau, Kalteng; Kerajinan Manik Banuaka dari Kapuas Hulu Kalbar; Kerajinan Badak dari Ujung Kulon; Kopi Robusta Kuyungarang dari Bukit Barisan Lampung; dan Madu Hutan Tesso Nilo dari Pelalawan Riau.
Di acara ini juga di datangi oleh suporter kehormatan wwf-indonesia, Nadine Candrawinata.....wah lumayan ketemu artis. Walaupun gak bisa poto bareng, tapi kita sama-sama suporter. Nadine - suporter kehormatan kalau saya suporter............
for me this is a very very good information, because its contents make us become better know and learn more about the wide world, so it would greatly add insight for me, laneways that I say many thanks
BalasHapusCara Mengobati Penyakit Polip Hidung
Obat Penurun Kolesterol Jahat Herbal
Obat Herbal Tumor Rahang
Cara Mengobati Penyakit Leukimia Pada Anak
Cara Mengobati Luka Diabetes Kering Terbaik
Cara Menghancurkan Batu Ginjal Secara Alami Tanpa Operasi
Obat Pengapuran Tulang Herbal Terbaik
Obat Patah Tulang Tradisional
Obat Difteri Herbal
Obat Gangguan Pencernaan Herbal Terbaik
Obat Chikungunya Tradisional
Obat Campak Tradisional Untuk Anak
find this helpful resources over at this website websites straight from the source Learn More Here
BalasHapusu5d51b1u62 y4v98x1m03 d0j74b8w18 d4e76e9g39 c2z44q8r45 n3b77r6s09
BalasHapus