Aduhhh duh duh… masih belum terbiasa dengan kegiatan tidak
rutin dan tetep nulis 3 kali seminggu. Untung LBI udah selesai, bisa melorot
peringkat kalo gak posting gini. Kebetulan saya ada di Jakarta minggu kemarin
dan minggu ini. Karena beda rutinitas, waktu nulis jadi sulit dicari atau lebih
tepatnya malas mencari waktu nulis. *ciri orang merugi… hi hi hi.”
“Jangan menunggu waktu luang, tapi luangkan waktu”
Diawal awal minggu kemaren, ada status BBM yang nulis begini
“Mau dapet rumah gratis, yang PM aja yang akan saya jelaskan”. Iseng iseng saya
PING! Aja… di awali dengan pertanyaan bla bla…. Saya jawab ble ble. Sebenarnya
saya tahu arahnya, karena bagus – saya ikutin aja.
Ternyata bagus juga, nggak terkesan menggurui – tapi lebih
mengingatkan dan mengajak ke kebaikan pastinya. Terakhir saya senang dapat
pemahaman baru dan gak sabar untuk mencoba. Mau tahu…mau tahu…

Kita udah pada tahu lah hadits itu, sudah seringlah dengar
di ceramah, sudah seringlah baca di buku buku, sudah selalulah lihat di
artikel-artikel internet. Kita berbuat baik, bermanfaat untuk orang lain,
berharap pada Alloh adalah contoh sikap sikap mengejar Akhirat.
Pernah dengar pahala melaksanakan sholat Dhuha? Banyak sih… “Barang siapa yang mengerjakan shalat sunnah dhuha dua rakaat, maka dia tidak dicatat dalam kelompok orang-orang yang lupa. Barang siapa yang mengaerjakan shalat sunnah dhuha empat rakaat, maka dia dicatat dalam kelompok orang-orang yang ahli ibadah. Barang siapa yang mengerjakan shalat sunnah dhuha enam rakaat, maka pada hari itu segala kebutuhannya tercukupi oleh Allah. siapa yang mengaerjakan shalat sunnah dhuha delapan rakaat, maka mencatat dirinya termasuk golongan orang-orang yang tunduk patuh serta menghabiskan seluruh waktunya untuk ibadah kepadah Allah. Barang siapa yang mengaerjakan shalat sunnah dhuha dua belas rakaat, maka Allah membangunkan buatnya sebuah istana indah di dalam surga. Tidak ada dalam sehari semalam kecuali Allah pasti memberikan anugrah serta sedekah kepada hamba-Nya. Dan tidak ada anugrah Allah yang lebih utama yang diberikan kepada hamba-Nya melebihi anugrah kesadaran berzikir kepadanya.” (HR. Thabrani dari Abu Dawud).
Jadi bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan
dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Nah kalo kita gabungin dengan hadits
sebelumnya mengenai mengejar akhirat. Artinya apa yang kita kejar untuk
akhirat, dunia akan dapat juga kan. Kalau udah tahu ini, gak segan dan malas
dong sholat dhuha. Setelah tahu ini, saya jadi semangat mengejar akhirat –
sambil nunggu yang dunia dapat juga..Insya Alloh aamiin.
Kalau mengejar dunia, belum tentu akhirat akan kita dapat, namun kalau kita mengejar kehidupan akhirat, Allah pasti akan membantu kehidupan dunia kita.
BalasHapusIbarat beli sapi pasti dapet talinya. tapi beli tali belum tentu dapat sapinya. :D
Semoga sukses :D
SIp sip, dapat analogi baru nih: sapi + tali
Hapussemoga bisa dapat rumah di dunia akhirat aamiin bang :) bisa jadi motivasi juga ni pahalanya..
BalasHapusPahala, dosa, surga dan neraka adalah cara Alloh memotivasi umat manusia untuk berbuat.
Hapusminimal dapat taman surga di alam barzah, Aamiin.
BalasHapusKalo dapat taman surga mah gak minimal bang bro he he
HapusDan di alam barzah bukannya tempat pengadilan ya...ntar setelah itu baru ke neraka atau ke surga
wahh, luar biasa mas..
BalasHapusSolat Dhuha itu batasnya sampai jam berapa sebenarnya mas?
Batasnya sebelum dhuhur bang, coba cek di artikel lain yang lebih lengkap he he
Hapussangat bermanfaat.
BalasHapussalam kenal