Tampilkan postingan dengan label muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muda. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Desember 2012

KPR di Bandara

  
Minggu kemaren pas nunggu pesawat di Soekarno Hatta, saya ketemu orang yang bekerja di Bank. Kami ngobrol cukup lama, gimana gak lama – lha wong pesawat jam 15.00, saya sudah di bandara jam 10.00. setelah ngalor ngidul ngobrol, akhirnya kami fokus diskusi mengena KPR. Kebetulan nih orang ahli bener mengenai KPR, KPR nih Kredit kePemilikan Rumah ya. Nah yang penting dan saya ingat kali ini saya bagi untuk pengunjung Blog Sing Biasane. Begini ceritanya:

Beliau menyarankan di usia muda segera mengambil KPR. Minimal usia saat mengambil KPR di setiap bank adalah 21 tahun. Ketentuan ini mengacu pada kitab undang-undang hukum perdata (no nya lupa). Pada usia 21 tahun ini seseotang dianggap telah dewasa dan cakap dimata hukum untuk melakukan perjanjian. Sedangkan batas maksimal juga telah ditentukan oleh bank. KPR anda tidak akan disetujui apabila Anda mencapai usia tertentu saat KPR lunas. Untuk karyawan batas maksimal saat KPR lunas adalah 55 tahun dan untuk pengusaha atau profesional adalah 65 tahun.

Nah beliau kasih contoh nih, lebih enak kan dari pada teori terus. Sebelumnya saya minta maaf, jika ada kesamaan tokoh atau cerita, karena ini bukan fiksi tapi memang peraturan UU nya seperti ini.

Minggu, 25 Desember 2011

M.e.r.a.s.a.T.u.a

2 minggu yang lalu saya iseng-iseng ndengerin list rekaman/ recorder di hp, eh nemu 2 rekaman yang memang sengaja untuk menjadi bahan Blog Sing Biasane ini. Di awali dengan kata-kata ‘merasa tuahhhh’ yang serak dan menyerapkan…..eh menyeramkan – kemudian saya tumpahkan sumpah serapah serakah sejarah….., walah lebay wis. Oke oke (( gini ceritanya.

Di semester 1 tahun 2011, istri saya rutin memberikan pengajaran tambahan (les) untuk siswa SMP kelas 3. Mereka mulai tiap hari ba’da isya  hingga pukul 9 malam, di jam tersebut terpaksa TV gak boleh dinyalakan – ntar mereka gak konsen. Saya pun hanya di kamar untuk baca buku, maen game atau online. 


Suatu hari istri saya membacakan salah cerita lucu mengenai Gus Dur dari buku koleksi kami ‘Presiden Dur yang Gus itu’. Setelah satu cerita selesai, Kiki (anak les) tanya “Gus Dur tuh siapa Te (tante)?” *Saya:Diengg!  jungkir balik*

Ntar ntar saya ulangi lagi ya, mungkin salah baca….“Gus Dur tuh siapa Te?”,(eh sama ternyata, lanjut bang)  “Kok kamu nggak tahu”? tanya istri saya penuh selidik (kayak cerita detektif deh). Setelah merenung sejenak, wangsitpun mengatakan: Buku sejarah belum menuliskan Gus Dur di dalamnya, Kiki yang lahir tahun 1996 – masih berumur 3 tahun saat Gus Dur menjadi ketua NU dan Presiden Indonesia. Jelas dia gak paham…………

Dari situ saya langsung terhenyak dan berkata dalam hati “Aku sudah tua ya…”, terasa sekarang bagaimana perasaan orang tua yang saya liat, …emang apa perasaannya zal? pengen muda lagi he he.

Pindah tempat…***********************

Barusan Pulang

Friendship