Minggu kemaren pas nunggu pesawat di Soekarno Hatta, saya ketemu orang yang bekerja di Bank. Kami ngobrol cukup lama, gimana gak lama – lha wong pesawat jam 15.00, saya sudah di bandara jam 10.00. setelah ngalor ngidul ngobrol, akhirnya kami fokus diskusi mengena KPR. Kebetulan nih orang ahli bener mengenai KPR, KPR nih Kredit kePemilikan Rumah ya. Nah yang penting dan saya ingat kali ini saya bagi untuk pengunjung Blog Sing Biasane. Begini ceritanya:
Beliau menyarankan di usia muda segera mengambil KPR. Minimal usia saat mengambil KPR di setiap bank adalah 21 tahun. Ketentuan ini mengacu pada kitab undang-undang hukum perdata (no nya lupa). Pada usia 21 tahun ini seseotang dianggap telah dewasa dan cakap dimata hukum untuk melakukan perjanjian. Sedangkan batas maksimal juga telah ditentukan oleh bank. KPR anda tidak akan disetujui apabila Anda mencapai usia tertentu saat KPR lunas. Untuk karyawan batas maksimal saat KPR lunas adalah 55 tahun dan untuk pengusaha atau profesional adalah 65 tahun.
Nah beliau kasih contoh nih, lebih enak kan dari pada teori terus. Sebelumnya saya minta maaf, jika ada kesamaan tokoh atau cerita, karena ini bukan fiksi tapi memang peraturan UU nya seperti ini.
Beliau menyarankan di usia muda segera mengambil KPR. Minimal usia saat mengambil KPR di setiap bank adalah 21 tahun. Ketentuan ini mengacu pada kitab undang-undang hukum perdata (no nya lupa). Pada usia 21 tahun ini seseotang dianggap telah dewasa dan cakap dimata hukum untuk melakukan perjanjian. Sedangkan batas maksimal juga telah ditentukan oleh bank. KPR anda tidak akan disetujui apabila Anda mencapai usia tertentu saat KPR lunas. Untuk karyawan batas maksimal saat KPR lunas adalah 55 tahun dan untuk pengusaha atau profesional adalah 65 tahun.
Nah beliau kasih contoh nih, lebih enak kan dari pada teori terus. Sebelumnya saya minta maaf, jika ada kesamaan tokoh atau cerita, karena ini bukan fiksi tapi memang peraturan UU nya seperti ini.
