Tampilkan postingan dengan label kematian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kematian. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Desember 2015

Bos ku jadi cerdas setelah melihat ini

Kebetulan saya dan Kepala Pabrik berada di ruangan yang sama, karena kantor kami bersebelahan dan kantor saya sudah tidak muat lagi. Saya pun diminta untuk pindah, dan juga untuk teman ngobrol beliau. Dengan posisi seruangan ini, yang dibicarakan nggak hanya masalah kerjaan – kadang apapun juga dibicarakan. 

Ruangan kami tidak begitu besar untuk ukuran Kepala Pabrik, atau kami sering menyebut Head of BU (Bussines Unit) kadang disingkat HoBU. Sejak lama budaya di Pabrik kami tidak mempermasalahkan atau memberikan fasilitas ruang kerja besar untuk HoBU di seluruh Indonesia.

Senin, 23 Februari 2015

Meninggal bisa terapung? Why

Pertanyaan ini jadi salah satu pertanyaan besar di alam dunia, semoga dengan mengatahui tanda tanda ilmu pengetahuan ini. Menjadikan kita manusia yang sadar akan adanya Pencipta serta Pengatur kehidupan. Tanda tanda yang dinampakkan oleh Pencipta dan Pengatur ini, meminta manusia untuk memikirkannya agar memahami Kebesaran dan Kuasa Nya.

Beberapa pertanyaan yang serupa adalah: Mengapa sebelum mati tenggelam trus mengapung? ; Mengapa orang hidup juga bisa mengapung? Mengapa mati disumur selalu mengapung; Ikan mati kok mengapung? Nah yang bener, mengapung dulu atau tenggelam dulu sih?

Orang mati itu bisa mengapung dan tenggelam tergantung beberapa faktor. Ketika mati dalam posisi tengkurap, kemungkinan dia akan mengapung. Tapi ketika di mati dalam kondisi terlentang air akan mengisi paru-parunya, ia akan tenggelam. 

Senin, 29 Oktober 2012

Tetangga Meninggal • Warga Belajar


Idul Adha kelabu, mungkin kata itu bisa mewakili kondisi tetangga saya. Sedih bercampur menyesal bekecamuk di di dalam dada dan nampak jelas di wajah sendunya. Isak tangis yang ditahan menjadi suara yang dominan di hari itu. Tetangga yang datang memberi dukungan untuk tetap kuat, untuk tetap sabar, untuk tetap ikhlas.

Siapapun tidak menyangka keluarga itu akan ditinggal oleh anaknya yang baru berusia 1 tahun 5 bulan. Saya yang hanya tetangganya aja, bukan saudara, tidak dekat dengan almarhum serta kedua orang tuanya… shock juga saat mengetahui kejadian ini.  Apalagi proses meninggalnya karena tercebur di kolam ikan milik tetangga di belakang rumahnya, sedangkan kedua orang tua dan paman almarhum lengkap ada rumah. 

Gimana gak bikin nyesek tuh, bisa ngerasain gak frend – saya awalnya juga gak bisa. Karena kalau ada berita di TV atau koran tentang kematian balita yang prosesnya hampir sama, saya hanya bisa berucap "Innalillahi wa inna illaihi rojiun".

Minggu, 15 Januari 2012

Kabar Duka


Selamat jalan untuk selamanya Ibu.....Inna lillahi wa inna lillahi raji’uun

Allah Swt. membuktikan janjinya, bahwa kematian tidak dapat diduga dan memang menjadi rahasiaNya - disamping rezeki dan jodoh. Kali ini Allah Swt. ‘memanggil’ Ibu saya, yang selama 1 tahun terakhir harus dirawat intensif karena penyakitnya yang parah. Walaupun semasa hidupnya ibadah dan amalah Ibu masih kurang, namun dengan menderita sakit yang cukup lama -  saya agak tenang karena Nabi bersabda : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.” Aamiin.


Anda bisa beralih ke postingan Baju Sorga jika ingin mengetahui lebih banyak mengenai hubungan sakit dan Sorga. Kalo sudah baca – yuk lanjut….

Berat sebenarnya mendengar berita ini, saya sebenarnya sudah membayangkan bahwa kedua orang tua pasti akan ‘dipanggil’ Allah Swt. walaupun belum tahu siapa yang lebih dahulu. Bisa Bapak, Ibu, atau malah saya sendiri. Saat itu saya membayangkan harus kuat dan tegar, karena manusia tidak baik jika harus menangisi mahkluk yang telah meninggal. Karena ini adalah kehendak Allah Swt, apalagi nangisnya meratap atau histeris. Tangisan yang disertai ratapan dan pekikan akan menyebabkan tersiksanya mayat dan pahitnya penderitaannya. Harus ikhlas, sabar dan tabah, bahkan malah bisa menguatkan saudara-saudara. Hmmmm ini adalah bayangan saya saat itu,….

Barusan Pulang

Friendship