Tampilkan postingan dengan label Emas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Emas. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Agustus 2013

MengEmaskan Masyarakat

 Setelah kembali ke Fitri, saatnya sekarang kembali Bekerja. Atau bisa jadi anda kembali bekerja dengan Fitri. Itu slogan bagi karyawan tapi bagi pedagang semua hari adalah kerja, saat banyak orang libur itulah saat terbaik berjualan. Sedangkan bagi pengusaha setiap hari adalah libur, dagangannya sudah ada yang jualin. 

Di postingan minggu kemarin saya telah bertanya mau jadi apa setelah Ramadhan?
Semoga kita semua menjadi insan bertakwa yang tetap istiqomah melakukan banyak amalan setelah Ramadhan. Berikutnya adalah saya tertarik bener untuk jualan, pengen segera memulai jadi pedagang dulu dengan fokus. 


Sekarang tertarik jualan emas, hah? Iya emas, saya pernah kan bahas Dinar emas di sini. Keinginan yang tinggi namun tidak didukung action yang beneran jadinya nggak rutin nabung emas. Tapi sekarang ada kesempatan untuk nabung emas, salah satu perusahaan penjualan LM dan Dinar membuka kesempatan untuk jadi agen di daerah. Setiap hari bergumul dengan emas, semoga memilikinya jadi tidak sulit.

Senin, 25 Maret 2013

Berburu Dinar Emas


Minggu kemaren charger laptop ngadat lagi, sebelum sebelum nya sih emang udah ngadat. Dah diperbaiki berkali, dan akhirnya tewas juga. Dulu sempat beli, mahal juga – kirim dari Jakarta pula. Eh ternyata bermasalah, di ganti sih emang – Cuma ongkir (dari Pku) kita yang nanggung … halahhh. Udah deh cerita chargernya.

Kerja pake PC staff, tapi ya gitu gak leluasa. Gak biasa pake mouse, keyboard keras dan hurufnya pada hilang huahaaa. Gak PeWe pake PC, jadinya saya alihin baca buku aja lah. Ke Perpus (Pabrik)  - ada yang mengkilat nih. Ternyata buku ‘Think Dinar’ penulis Endy Kurniawan. Wah ini buku yang ingin saya baca dari dulu, tapi gak menyempatkan diri.

*satu hari berlalu dan baru dapet sepertiga buku

Keren juga buku ini, menjelaskan tentang keunggulan dan keuntungan memakai Dinar. Sifat Dinar sebenarnya sama dengan Emas, lha yo jelas – Dinar kan Emas 22 karat dan beratnya 4.25gr. Langsung deh nyuruh istri beli buku ini, tabungan kita di Bank di ambil aja. Kita beli Dinar (Emas), nilainya gak akan turun. Tag line nya, jaman Nabi dulu : ‘Beli kambing seharga 1 Dinar, saat ini beli kambing juga 1 Dinar’ – bahkan ada kembaliannya. Artinya Dinar (Emas) nilainya terjaga, beda dengan uang kertas, atau yang ada di tabungan.

Barusan Pulang

Friendship