Tampilkan postingan dengan label masalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masalah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Januari 2014

Putari Setiap Sisinya


Belajar dan belajar adalah proses yang tiada berhenti, kegagalan itu jadi hilang jika anda menganggap itu adalah proses belajar. Berikutnya 1 model kegagalan tidak akan terulang di episode kehidupan kita. Bukankah merugi seseorang yang kualitas hidupnya sama dengan hari kemarin, dan celaka seseorang yang kualitas hidupnya lebih buruk dari hari kemaren.

“Victory often goes to army that makes the last mistakes, not the most brilliant plans.” –Charles de Gaulle, 18th President of the French Republic- .

Melawan tim bertabur bintang –MU-, Cardiff memilih bermain bermain bertahan dengan menumpuk pemain belakang.........hasilnya tetep kalah. Pertandingan berikutnya saat melawan Chelsea, Cardiff harus berpikir ulang untuk bertahan dan menumpuk bek. 

Tidak dikatakan gagal jika melawan Chelsea memakai strategi lain, mencari kelemahan Chelsea dan bukan mengkhawatirkan kekuatannya. Setelah ‘memutari’ tim Chelsea, banyak yang didapat Cardiff. Sehingga ada harapan untuk menang atau mencuri poin, strategi dan taktik bisa direncanakan dengan baik karena data di ‘setiap sisi’ telah didapat.

Senin, 09 Desember 2013

Rakit Semut Api


Setiap pagi sebelum memulai pekerjaan, di pabrik saya atau mungkin di tempat anda – ada Briefing awal kerja (BAK) di tiap Departemen. Namun jika hari senin BAK dilakukan bersama-sama, all departemen bergabung. Dimulai dengan doa dan membaca cerita dari salah satu perwakilan departemen, judul yang dibacakan saat itu adalah Merpati dan Semut.

Singkat cerita  ada seekor semut mengambang diatas air (sungai), dia kesulitan untuk mengendalikan diri dan hampir tenggelam. Merpati yang kebetulan melihat hendak menolongnya, namun apa dinyanan merpati itu malah menenggelamkan semut. Tragis ya he he. Seperti biasa pembaca cerita akan menunjuk temannya untuk memberikan tanggapan atau insight, dan seperti biasa pula insightnya normatif – tidak informatif maupun inspiratif.

Setelah orang kedua melakukan hal yang sama, saya memberanikan diri untuk memberikan insight. Saat cerita dibacakan, sebenarnya saya terpikir semut yang bisa berjalan di sungai/ air. Langsung deh browsing, jadi telingan mendengar cerita namun nggak masuk ke otak. Nah hasil baca-baca singkat itulah yang saya jadikan insight, yaitu tentang ‘rakit semut api’.

Senin, 30 April 2012

Angkat tangan kanan katakan saya!

Itu adalah seruan fasilitator UTHB untuk menyemangati dan membangkitkan komitmen peserta. Sudah 2 kali saya ikut pembelajaran praktis UTHB (yang pertama saya posting di Fisikku Dikuras), tapi waow masih terasa dahsyat!. Banyak materi-materi yang disampaikan untuk kedua kali dan jadi lebih mengerti. 

Paling suka dengan keceriaan di UTHB, apa itu? Senam!, iya bener…..senam. Jadi peraturan di UTHB, waktu masuk ruangan harus dengan berlari dan langsung dilanjutkan dengan senam bersama – ceria banget deh pokoke. Baidewe isi materinya mantep-mantep dan disampaikan dengan cara yang oke punya. 

Kali ini saya mau sharing mengenai gambar ini

Tahu gak maksudnya? Gini ceritanya, waktu hidup kita pasti akan terbagi 3 masa: masa lalu, masa kini dan masa datang. Masa lalu adalah masa yang telah kita lewati, walaupun baru melewatinya 1 detik – tetap dikatakan masa lalu. Masa lalu berisi hal-hal atau aktivitas yang telah kita pilih dan jalani, hasilnya yang  anda rasakan sekarang ini.

Gimana sudah terasa……… ya, coba rasakan pakaian yang anda kenakan, perhatikan gadget yang anda pegang, periksa isi dompet anda. Nah! Itulah hasil pilihan anda di masa lalu, hasil kerja anda di masa lalu, aktivitas anda di masa lalu. Anda telah berbuat baik, atau berbuat buruk, akan tercermin di keadaan sekarang ini.

Minggu, 01 Mei 2011

Apa ini Masalahmu?

Seorang pengawas produksi di ajak oleh team Panitia untuk ikut membantu dalam salah satu kegiatan Perusahaan. Sebagai pengawas pastinya dia berpengaruh atas banyak orang, sehingga informasi acara tersebut bisa cepat disampaikan dan dengan ‘power’ nya dia diharapkan bawahannya bisa menghadiri acara tersebut. sebenarnya dia senang mendapat kepercayaan untuk ikut dalam kepanitiaan, namun dia mengeluh tidak punya waktu. “Aku harus menjaga proses produksi berjalan lancar, aku selalu dikejar target produksi”. Pengawas yang lain pun beralasan sama, tidak mempunyai waktu luang  karena jadwal produksi yang padat – dia beralasan “Aku harus memastikan target produksiku terpenuhi dahulu”.

Menurut Anda apakah hal di atas adalah masalah?? Pengawas pertama menjadikan dirinya sebagai objek penderita yang selalu ‘dikejar-kejar’ oleh target produksinya. Dengan demikian dia selalu tunduk dan patuh pada target produksinya, selalu merasa target produksi adalah Raja. Sedangkan pengawas kedua menempatkan dirinya sebagai subjek yang bisa mengatur dan berusaha mencapai target produksinya. Dalam pola pikirnya target selalu dibawah kendalinya, dia memandang situasi kerja dengan kacamata postif. Dia berperan aktif dalam mengatur pekerjaannya, jika target produksi telah terpenuhi dia mempunya cukup waktu untuk melakukan hal lain. Pola pikir demikian mendorong dia untuk berpikir maju penuh dengan inisiatif dan menginspirasi orang disekelilingnya.

Barusan Pulang

Friendship