Movie review film – film lama dan medioker akan ditampilkan kembali di Blog Sing Biasane, ada 4 judul film yang sudah saya tonton di beberapa hari kemaren. Yaitu Number Station, Behind Enemy Lines in Colombia, Expatriate dan The Gangster Squad, keempat film yo jelas film biasa. Tidak ada gembar gembornya di media, karena syarat itulah Blog Sing Biasane akan mereviewnya.
Dengan bidang penyedia alat – alat keamanan, Ben berhasil menemukan cara membuka suatu kotak penyimpanan milik salah satu klien. Esok hari bersama anaknya Ben mengunjungi kantor, dan kaget karena kantornya kosong melompong. Orang – orang serta barang – barang sudah tidak ada, bahkan anak Ben tidak percaya Ayahnya bekerja tempat itu.
Mampukah Ben mengungkap misteri ini dan menyelematkan anaknya, kelihatannya sih kebanyakan film bisa ya. Tapi caranya itu yang musti kita ketahui, banyak proses menuju kesana yang bisa kita pelajari.
Perputaran uang dan distribusi adalah salah dua cara sistem ekonomi Islam dijalankan. Tidak diperbolehkan menyimpan / menimbun uang, uang harus beredar terus menerus. Serta distribusi selalu dilakukan, hingga orang orang yang jauh dari sumber bahan bisa merasakan dan menikmatinya. Negara sebagai pengatur, di wajibkan melakukannya tanpa membebani rakyatnya. Caranya? kita bisa mencontoh apa yang dilakukan Khalifah – khalifah terdahulu hingga mencapai kemakmuran dan derajat yang tinggi.
Sepertinya film The Expatriate pesan moralnya bagus. Tentang kekejaman kapitalisme. Saya masukin daftar tonton ah. Terimakasih share review-nya, mas Rizal.
BalasHapusGimana mas iwan, udah nonton?
BalasHapus