Ketemu lagi di Ordinarily Blog edisi Movie Review, minggu ini saya akan mencoba menceritakan kembali dengan tidak detail (halah!!) tentang film ‘Abraham Lincoln’ the Vampire Hunter. Wo ho ho, film mengenai Vampire nih bikin deg deg an lho. Walaupun Twilight aja yang notabene film drama romantis, kalau lagi adegan pertarungan – bikin jantung berdetak. Tapi yang menarik sebenarnya adalah, si pemburu vampire ini adalah salah satu presiden Amerika – tepatnya adalah yang ke 16.
Bagaimana rasanya, orang tua anda dibunuh dan anda melihatnya?
Apa jadinya ternyata yang membunuhnya adalah Vampire?
Itulah yang dialami Lincoln, rasa balas dendam yang tertahan hingga dewasa.. Saat bertemu Bart dan ingin membalaskan dendamnya, baru tahu kalau yang dihadapi adalah Vampire. Ya sudah jelas kalah telak dan pasti akan mati, untunglah ada Henry yang datang membantu. Siapakah Henry? Dialah yang akan membantu Lincoln untuk membalaskan dendamnya.

Ini adalah film fiksi besutan sutradara Timur Bekmambetov, yang awalnya saya kira adalah memang real sejarah masa lalu Lincoln – ternyata enggak. Abraham diceritkan adalah orang yang santun, tapi mempunyai jiwa yang keras, karena hidup dibalut rasa balas dendam dan kerasnya jaman perbudakan, namun Lincoln mempunyai keinginan kuat menghapus perbudakan dengan mempelajari ilmu hukum.
Setelah melewati serangkaian latihan bela diri dan cara membunuh vampire, Henry meminta Lincoln menetap di satu kota. Membaur menjadi warga biasa sambil memburu Vampire, yang akan diberitahu oleh Henry. Hari-hari Lincoln diisi dengan menjaga took obat, belajar ilmu hukum dan membunuh vampire di malam hari. Dia juga sangat peduli dengan perbudakan di Amerika, ‘tidak ada kebebasan jika masih ada perbudakan’. Karena perjuangannya lah, dari mulai muda hingga menjadi presiden, perbudakan di Amerika di hapuskan.


Sebagai umat Islam, kita musti berbangga. Karena 12 abad sebelum Abraham Lincoln menggemakan kebebasan dari perbudakan, syariat dating Islam datang untuk “membebaskan budak dan melenyapkan sistem perbudakan” yang ada di seluruh dunia. Perintah Al Quran dan Nabi selalu mengikis keberadaan budak dan menyulitkan orang untuk melakukan perbudakan.

seruuu :D
BalasHapus[ Gabung yuk ke Direktori Backlink Gratis Berkualitas No.1 Indonesia ]
Dimana gabungnya??
HapusIya bener juga ya. Gimana gabungnya ya
Hapuskeren idenya bawa2 nama legendaris amerika padahal cuma film fiksi
BalasHapusNegeri imajinasi bang, fiksi pun di sandingkan dengan kisah nyata atau sejarah
HapusSatu lgi film ttg vampir & pmburu vampir..
BalasHapusKdang jdi bngung,, Sbenernya yg jahat itu vampirnya atw pemburu vampirnya ya??
Ha ha, yang jahat kalo gak balas komen ini ....
Hapus*mshketawa
kalo serem filmnya, dijamin ga bakal nonton mas heheh
BalasHapusWah iya ini, serem...adegan darahnya itu- kayak The Raid. mucrat kemana mana
HapusTahun kemaren rilis....
BalasHapusReview saya adalah film medioker dan lama he he eh
di amerika memang sangat bebas ya, coba aja di sini bikin film bertema kuntilanak lalu melibatkan tokoh mantan presiden. hehe...
BalasHapuskebayang bakalan digugat aja tu film..
digugat karena dicerita itu, mantan presiden kita kalah sama paranormal he he
Hapusgolden goose outlet
BalasHapuslebron 13
adidas iniki
golden goose starter
fila shoes
adidas yeezy boost
ferragamo belt
louboutin shoes
rolex replica
adidas yeezy