Minggu, 04 Agustus 2019

Perusahaan Terlilit

Perusahaan tempat ane bekerja mengalami periode yang buruk, tiap bulan menanggung kerugian hampir 500jt. Sewa cold storage bisa dikatakan sangat sedikit, Eksport juga hanya 1-2 kali seminggu. Sedangkan beban operasional dan karyawan cukup besar, pendapatan belum bisa menutupi.

Selama saya bekerja disini, sebenarnya kondisi itu sudah terjadi. Gaji yang telat, nggak naik juga, beli kebutuhan RM yang mepet, PM yang mendadak, beli kebutuhan sparepart juga sulit, apalagi hanya ATK malah gak terealisasi he he. Karena itu saya juga mulai apply-apply via Jobstreet. 

Sebenarnya kerja disini enak-enak aja, manajemen yang nggak nekan banget. Tim sudah bisa diandalkan, kondisi lingkungan kerja yang nyaman. Rekan kerja yang lumayan, walaupun ada satu dua yang njilehi. Bisa Sholat pas waktu berjamaah, mau keluar kantor ijinnya mudah. Report gak susah dan nggak ribet.

Tapi apakah perusahaan ini masih ada 2-3 tahun lagi ya. Nah untuk mempertahankan eksistensi, Perusahaan meminta kepala Dept untuk mengurangi karyawannya. Alhamdulillah Allah membantu saya, 4 karyawan Dept saya resign dalam waktu yang hampir bersamaan dengan alasan yang berbeda-beda. 

Ada beberapa Dept yang bisa mengurangi orang lebih banyak, ada juga sebaliknya. Jadinya beberapa orang dipindahkan ke Dept. lain. Di Warehouse mendapat satu orang dari Costing yang berpengalaman, namun memang masih Junior. Ya gitu semua orang harus mau ke Dept mana saja, demi menyambung hidupnya.

Minggu ini juga saya mencoba me-repackaging gujahe, awalnya kemasan mika dan label kertas. Saya ganti dengan kemasan standing pouch dan label dari sticker. Dengan desain label yang lebih menarik menurut saya, ternyata ada beberapa kendala, seperti : Pengiriman dari Purworejo curah bijian, akibatnya banyak gesekan dan gujahe terlihat remuk, tidak cantik lagi bentuknya.

Kemudian kardus kemasan pada jebol di ujungnya, ada biaya tambahan untuk beli standing pouch dan sticker, proses packaging yang membutuhkan waktu dan tenaga. Namun cukup puas karena suka dengan desainnya dan meningkatkan kepercayaan diri saat menjualnya.

Minggu, 28 Juli 2019

Kebeli Juga Mobil Ini

Terbeli juga sebuah mobil untuk keluarga ini, chevrolet aveo matic 2013 putih jadi pilihan kami. Walaupun masih takut dengan biaya sevice dan spare part yang mahal serta susah mendapatkannya. Namun dari berbagai pilihan dan pertimbangan, mobil ini kami ambil.

Kalaupun ada uang lebih (>100juta), wife sebenarnya masih ingin merasakan Honda City Second. Seperti mobil pertama yang kami beli. Namun karena tabungan hanya dibawah 90 juta, niat diurungkan.

Chevrolet Aveo ini nggak pernah saya dengar, malah kita pengennya Chevrolet Spin. Tapi lihat bentuknya emang keren banget, hatchback yang nggak biasa. Ini favorit istri saya katanya, warna putih, matic, body keren, jok udah dibungkus (walaupun kurang rapi) dan nggak mahal.

Saya seneng banget dengan tampilan depannya, ada dua lampu bundar menonjol. Dobel Grill yang gagah, lekukan kap mobil yang sangar. Dari samping juga terlihat bagus, nggak ndeso, nggak seperti biasa. Tampilan belakang pun masih lumayan dengan adanya lampu yang bundar.

Performa mesin cukup oke, walaupun ayunan pindah gigi nya masih terasa. BBM nya Pertamax, bikin nangis, istri pengen bertahan pake pertamax, jadinya jarang ane pake, ngirit aja. Dijalanan luar kota enak-enak aja, tapi rasanya masih enak City (2007) yang dulu he he.

Interior standard aja, masih bersih dan rapi. Instrumen di depan driver futuristik, walaupun sederhana. Lainnya ya seperti itulah, oiya AC alhamdulillah cepet dingin dan bagus. 

Kemaren hampir pengen sama Kia Picanto 2013, warna merah masih lumayan bagus, KM rendah. Ukuran mobil memang lebih kecil dari Aveo, bentuknya sama uniknya, mungil menggemaskan. Pemiliknya orang kaya yang kelihatannya sudah bosen dengan nih mobil.

Semoga nanti biaya perawatan normal-normal aja, maunya saya sayang aja mobil ini. Ntar tiap bulan kita coba modifikasi terus, supaya tambah sayang dan ngeman. Karena matic, istri saya pun semangat belajar, kalau dia bisa, nah yang rencana modifikasi jauh lebih mudah terealisasi. CMIWW

Minggu, 21 Juli 2019

Satu per Satu Balita ini Pergi

Kematian adalah rahasia Allah, dan saat nulis ini saya  malah takut kalau-kalau malam ini adalah malam terakhir saya, besok malam nggak bangun lagi…. Berdoa nggak mau mati ya nggak bisa, kalau pun menerima kematian…. Gak bisa jawab. Ya Allah jika memang diberi kesempatan hidup, tak (ku akan) berusaha ada terus di track Mu di jalan Mu.

Salah satu teman kantor yang masih satu ruangan tapi beda dept. Di beri ujian Allah dengan kematian, dan ini sangat berat menurut saya. Putranya yang masih berusia 10 bulan meninggal dunia, hampir sama usianya dengan Sabiila. Ndenger berita itu sempet shock, karena kadang kita saling cerita dan bertukar informasi about baby.

Ini berat nih, kalau saya nggak bisa tahan. Seharusnya bisa, karena bisa jadi hal ini akan terjadi pada saya dan keluarga. Karena kematian adalaha rahasia Allah, bahkan sedetik kedepan Allah masih merahasiakan.

Minggu, 14 Juli 2019

Ingin beli mobil? perhatikan hal ini

Sejak diterima kerja di Dua Putra, dan memahami bahwa jabatan serta Perusahaan ini tidak memberikan fasilitas kendaraan. Kami (saya dan istri) mulai berkeinginan kuat untuk menabung demi memiliki sebuah mobil, apalagi Allah sudah mengamanahkan Sabiila kepada kami. 

Lebih kuat saat selesai libur lebaran, ini karena kami kasihan melihat sabiila naik bis menuju Surabaya, perjalanan tidak tenang. Sehingga di Surabaya butuh waktu penyesuaian yang lebih lama. Saat pulang ke Kudus juga sama, rewel dan muntah di Bis, ditambah lagi Bis nya pada saat itu AC nya nggak dingin.

Wis kita putuskan untuk segera memiliki mobil aja, uang ready baru 50 juta, trus mindahin dari tabungan lain, total bisa 65 juta. Mobil bekas jadi pilihan, karena mobil baru pasti pake leasing, Bank dan pinjaman Riba lainnya, Dosa besar Bro. 

Barusan Pulang

Friendship