Satu momen penting dalam hidup, aku jalani hari minggu kemarin. Pilihan sulit yang menjadi ikhtiar atau usaha seseorang untuk mendapatkan keinginannya. Walaupun Allah SWT. yang akan menentukannya, seperti pepatah mengatakan ‘manusia merencanakan, Tuhan menentukan’ … ini pepatah nggak sih?
Sudah lebih dari 5 tahun usia pernikahan, kami belum dikaruniai buah hati. Walaupun seorang anak bukan tujuan utama pernikahan, namun kehadirannnya didamba oleh setiap pasangan suami istri. Begitu juga kami, kadang ada rasa iri dengan pasangan lain yang sudah punya momongan.
Sudah lebih dari 5 tahun usia pernikahan, kami belum dikaruniai buah hati. Walaupun seorang anak bukan tujuan utama pernikahan, namun kehadirannnya didamba oleh setiap pasangan suami istri. Begitu juga kami, kadang ada rasa iri dengan pasangan lain yang sudah punya momongan.
Konsultasi dan berobat ke beberapa dokter, mendatangi klinik alternatif, tempat pijat tradisional, minum jamu, ramuan cina, buah dari arab, bersedekah, titip doa di Mekkah, berdoa terus menerus adalah aktivitas kami di 5 tahun belakangan. Ada beberapa teman yang menawarkan pengobatan, ada yang menyarankan musti ikhlas dan bersabar. Dan kami memang mencobanya.Suatu hari atasan saya mengajak ngobrol di ruangannya, saat saya ada tugas di kantor pusat Jakarta. Dari obrolan itu jadinya mengarah ke anak, setelah tahu problem saya. Beliau menyarankan untuk operasi folikokel (moga benar ejaannya), teringat 3 tahun yang lalu saat konsultasi dengan salah satu dokter menyarankan hal yang sama. Atasan saya juga memberikan motivasi untuk saya meningkatkan semangat lagi untuk berikhtiar, dari situ semangat saya muncul.

