Sudah 9 bulan di Pati Jawa Tengah, tapi belum pernah mengunjungi tempat-tempat wisata di sekitar sini. Karena sih memang di Pati tuh nggak ada tempat wisata yang ‘dikenal’. Mungkin di sekitar Pati memang ada, misal di Kudus, Demak, Jepara, Rembang dan Lasem.
Sebenarnya ada sih di perbatasan Pati Kudus, nggak tahu tempat wisata seperti apa – namanya Pati Ayam. 2 minggu yang lalu saya sudah merencanakan dengan istri untuk mengunjunginya. Tapi sampai tema ini diturunkan, saya masih belum sempat kesana.
Karena saya juga penasaran, pendalaman dan penelitian based on yang udah pernah kesana.
Tempatnya memang masih sangat sederhana, seperti kantor kelurahan yang di sulap jadi tempat penyimpanan. Dengan etalase kaca disana sini, tulang, gading, gigi, tengkorak, istimewanya sebagian situs ditemukan utuh. Karena penimbunan oleh abu vulkanik halus dan pembentukan fosil berlangsung baik.
Walaupun katanya Dinas Pariwisata Kab Kudus terus mengembangkan aset daerah ini, namun hal ini tidak sejalan dengan anggaran untuk Patiayam. Hanya 40 juta setahun, untuk pengelola, penjaga situs dan penemu fosil.
Kalau orang lama dan tua yang mengelola, pastilah akan biasa biasa saja. Bisa jadi dengan mengajak seniman2 muda kudus untuk mempercantik daerah patiayam. Dengan pendekatan pendekatan baru, patiayam akan lebih dikenal publik Kudus dan sekitarnya, dan Jawa Tengah dan sekitarnya.
Widih, keren banget mas. Jadi pengin ke sana, liat peninggalan fosil. Kebetulan ada sodara yang tempat tinggalnya di Kudus.
BalasHapus@IfanAndriP #LBI2015
ntar jangan kecewa ya..
HapusPatiayam, wow keren peninggalan sejarahnya mas :)
BalasHapusSejarah purbakala...
HapusJadi inget museum Zoologi di Bogor, mas. Ada kerangka tulang ikan paus yg gede banget mugkin bisa muat 20 orang berbaris di dalamnya, hehe.. @RuriOnline
BalasHapusWah jelas jauh jauh lebih buagus museum Zoologi di Bogor enntuh....
Hapustak kirain tadi pati ayam itu nama warung makan hehee taunya situs purbakala :D
BalasHapussemoga nanti bisa kesana dan ketempat2 keren lainnya
SariPatiAyam
HapusPenasaran dengan fosil-fosil yang ada di sana ? Pengen ke sana juga,.. btw tulisannya kok warna warni yah, apa karena aku lihat di hape yah ?
BalasHapus@rin_mizsipoel
Warna warni supaya menarik dan mata pembaca nggak capek.......
HapusIya nggak sih
Mas, kalo aku ke Kudus, ditraktir po ra? #ngeweh #ngarep he....7x
BalasHapus@nuzululpunya
Iya jelas lah mas......... pastilah *minimal niat apik
HapusWah keren nih, jadi itu situs gitu ya, wajib dilestarikan. :)
BalasHapusSayang ya, tempat kurang tertata. Makanya orang kurang tertarik utk kesana. Tapi perlu di lestarikan..
BalasHapus