Tak henti-hentinya masyarakat Jepang memperbincangkannya bahkan masyarakat internasional. Memang harus diakui sangat luar biasa mental juara yang dimiliki seorang Asada Mao!
Mao-chan sebelumnya diperkirakan akan menjadi salah satu pemegang medali di Olimpiade Sochi untuk figure skating. Malang tak dapat ditolak. Penampilan pertama short program justru terjatuh dan meraih point yang tak cukup untuk bisa meraih medali.
Dari 30 orang peserta, Mao-chan hanya menempati urutan ke-16. Sangat mengejutkan memang penampilan Mao-chan yang lain daripada yang lain!
Kesempatan berikutnya, Jumat 21 Februari 2014. Mao-chan berlaga untuk free program. Berkostum biru, indah dan sangat elegan. Sebelum memulai, Mao-chan menarik nafas panjang. Mulai beraksi dan beraksi...
Luar biasa. Sungguh luar biasa! Apa yang dilakukan sangat sempurna, berbeda sekali dengan penampilan pertama. Mao-chan sanggup melakukan seluruh variasi jumping. Hebat, luar biasa!
Terbelalak semua orang yang menyaksikan!
Terbelalak semua orang yang menyaksikan!
Ada 6 variasi yang dilakukan Mao-chan dan masing-masing variasi sebanyak 8 kali. Belum ada yang bisa menyamainya. ..! Penampilan yang begitu memukau dan emosional. Hebat sekali mental Mao-chan. Inilah mental juara!
Memang Mao-chan tak berhasil meraih juara, gold medal. Tetapi pada penampilan berikutnya, free program, Mao-chan meraih point tertinggi, 142, 71.
Mao-chan berhasil bangkit dari ranking 16 hingga menempatkan diri ke ranking 6!
Memang Mao-chan tak berhasil meraih juara, gold medal. Tetapi pada penampilan berikutnya, free program, Mao-chan meraih point tertinggi, 142, 71.
Mao-chan berhasil bangkit dari ranking 16 hingga menempatkan diri ke ranking 6!
Loncatan jauh, dari ranking 16 hingga ranking 6. Inilah yang mengagumkan. Bangkit dari keterpurukan itulah yang luar biasa.
Bukan masalah juara atau tidaknya, tapi mental dan semangat olahraga yang diperlihatkan Mao-chan itulah yang menyebabkan banyak masyarakat Jepang dan internasional mengaguminya. Salut akan perjuangannya untuk berjuang yang terbaik!
Besar kemungkinan olimpiade Sochi ini adalah yang terakhir bagi Mao-chan karena faktor usia.
Bukan masalah juara atau tidaknya, tapi mental dan semangat olahraga yang diperlihatkan Mao-chan itulah yang menyebabkan banyak masyarakat Jepang dan internasional mengaguminya. Salut akan perjuangannya untuk berjuang yang terbaik!
Besar kemungkinan olimpiade Sochi ini adalah yang terakhir bagi Mao-chan karena faktor usia.
Tangisan Jepang untuk Asada Mao. Janji Mao-chan untuk berusaha yang terbaik telah dipenuhi dengan penampilan yang gemilang! Akhir kata, juara dalam pertandingan bukan sekedar gold medal. Dan itu sudah dibuktikan oleh Mao-chan. Pelajaran yang sangat berharga dari Asada Mao, berjuang hingga titik akhir!
Semangat juang yang luar biasa, itulah makna perjuangan dari Mao-chan. Ternyata selain penampilan yang memukau, hal ini juga ditunjang sikapnya yang low profile.
Bravo untuk Asada Mao! Arigatou, terima kasih!
Referensi:
- Milist Indonesia Young Entrepreneurs
- http://www.huffingtonpost.jp/ 2014/02/20/ mao-you-are- brilliant_ n_4827513. html#slide= 3450303
- http://www.nbcolympics.com/kare/news/former-japanese-prime-minister-criticizes-mao-asadas-olympic-short-program-triple-axel-fall
0 comments:
Posting Komentar