Senin, 19 Oktober 2015

Pergaulan tetap bebas dari Koes Plus

Ternyata muda mudi dari tahun 70an sama saja sampai dengan tahun 2015an ini. Pergaulan remaja bebas nian, tiada lagi orang yang melarang – tapi awas jangan salah jalan. Dendang ini saya dengar saat makan tahu campur di pinggir jalanan ramau Surabaya, dalam rangka libur Muharram.

Koes menunjukkan keresahannya dalam lagu tersebut, pemuda pemudi yang mulai terjangkit pergaulan bebas. Ternyata sampai sekarang pun hal itu masih terjadi ya, malah parah mungkin. Dulu mungkin pergaulannya yang kelewatan, sekarang remaja sudah banyak yang hamil di luar nikah.

Senin, 12 Oktober 2015

Bad Attitude di Jepara

Seingat saya ini adalah perjalanan pertama ke Jepara, Kabupaten yang di juluki Kota Ukir ini terletak di utara Jawa Tengah. Berbatasan langsung dengan Pati, Kudus dan laut Jawa. Pabrik kami alhamdulillah tahun ini mengadakan piknik ke Jepara, tepatnya di Pantai Bandengan. 

Semua karyawan diajak, walaupun hanya sekitar 300an orang. Tapi niat pimpinan untuk mengadakan acara ini dengan semua karyawan harus diacungin jempol. Happy happy ke Pantai oke banget tuh, walaupun hanya setengah hari, udah termasuk perjalanannya.

Senin, 05 Oktober 2015

Naik pesawat... rasa rasa sudah lama enggak

Ngomong ngomong naik pesawat, udah cukup lama nggak menggunakan moda transportasi ini. Sejak bulan April dan sekarang sudah akhir September, baru 5 bulan ini zal. Iya juga sih, tapi biasanya sih ada aja tugas kantor yang mengharuskan ke luar kota.

Tapi karena kondisi ekonomi yang sedang ‘krisis’, perusahaan kami mengetatkan pengeluaran. Meeting kepala pabrik yang biasanya sebulan sekali, sekarang diganti dengan Video Conference. Pengeluaran besar seperti investasi dipersulit, pengeluaran operasional harian seperti ditahan tahan gitu. 

Karyawan kontrak sudah tidak diperpanjang lagi, jika masih ingin kerja statusnya menjadi karyawan harian lepas. Dibayar jika ada pekerjaan saja, fasilitas kesehatan, cuti, insentif, THR tidak didapat lagi. Kelebihannya adalah dia bebas nggak masuk kerja semaunya, asal memberitahu saja. Hiks...

Senin, 14 September 2015

Bikerful Whit Little Syirik

Perseteruan pendukung Presiden Indonesia masih saja bergema dimana mana, dari di diskusi warung kopi hingga medsos dan berita di tv. Baru baru ini teman saya mengaitkan bencana asap di Sumatera dan Kalimantan, dollar yang meningkat, dan jatuhnya crane di masjidil haram saat terjadi saat Presiden kita  berkunjung ke Timur Tengah.

Pertama adalah tidak boleh mengaitkan suatu kejadian dengan personal atau sesuatu. Misal dagangan gak laku karena dilewati kucing hitam, ada kunjungan ketua ormas trus terjadi tanah longsor, warga sekitar makam jadi kaya karena tinggal di makam wali, dsb.

Jika ada suatu kejadian pasti datangnya dari Allah Swt., manusia harus menjalani dan bukan menyalahkan. Allah Swt., punya rahasia yang ilmu manusia nggak bakal nyampe, kita hanya diminta mengusahakannya dengan maksimal. “Sesungguhkan Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka” QS 13:11.

Barusan Pulang

Friendship